Di banyak pabrik, tantangan terbesar sering bukan karena “mesinnya kurang bagus”, tetapi karena keputusan operasional datang terlambat. Ketika data produksi baru terkumpul di akhir shift (atau masih tersebar di spreadsheet), tim sulit melihat masalah sejak dini, mulai dari penurunan kecepatan mesin, kualitas yang mulai turun, sampai keterlambatan material. Padahal, dampak henti produksi mendadak bisa sangat mahal.


