ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Satu Sistem untuk Seluruh Bisnis Anda

Integrasikan finance, sales, purchasing, inventory, HR, dan operasional dalam satu platform ERP yang terpusat.

✓ Data Terpusat     ✓ Proses Terintegrasi     ✓ Insight Real-time

Business Overview

IndonesiaERP Dashboard

● SYSTEM ONLINE

Revenue

Rp 2.48B

↑ Synced

Open Orders

1,284

✓ Live Data

Business Performance

Inventory Updated

8,492 Items

Finance

Sales

Inventory

Procurement

HR

MENGENAL ERP

Apa sebenarnya ERP?

ERP atau Enterprise Resource Planning adalah sistem yang membantu perusahaan mengelola berbagai proses bisnis melalui satu platform dan satu sumber data.

Alih-alih setiap divisi menggunakan spreadsheet, aplikasi, dan database yang terpisah, ERP menghubungkan proses tersebut agar informasi dapat mengalir antar departemen.

01. Satu sumber data

Mengurangi data ganda dan informasi yang tidak sinkron.


02. Proses saling terhubung

Transaksi dari satu divisi dapat terhubung dengan proses divisi lainnya.


03. Visibilitas bisnis

Management mendapatkan gambaran bisnis yang lebih cepat dan konsisten.

TANTANGAN BISNIS

Ketika setiap divisi bekerja sendiri-sendiri

Semakin besar bisnis, semakin sulit mengelola informasi jika setiap departemen menggunakan proses dan data yang berbeda.

01

Data Tersebar

Spreadsheet, email, dan aplikasi terpisah membuat informasi sulit dikontrol.

02

Proses Manual

Tim harus memindahkan dan mencocokkan data secara berulang.

03

Human Error

Input berulang meningkatkan risiko kesalahan dan inkonsistensi data.

04

Keputusan Lambat

Manajemen tidak langsung mendapatkan gambaran bisnis yang lengkap.

MODUL ERP

Hubungkan seluruh fungsi bisnis

ERP menyatukan berbagai fungsi bisnis melalui modul yang menggunakan sumber data dan alur proses yang saling terhubung.

FINANCE

Finance & Accounting

Kelola transaksi, jurnal, hutang, piutang, cash flow, dan laporan keuangan dalam satu sistem.

General Ledger · AR/AP · Cash Flow

SALES

Sales & CRM

Kelola customer, quotation, sales order, invoice, dan aktivitas penjualan secara terstruktur.

Customer · Quotation · Sales Order

INVENTORY

Inventory & Warehouse

Pantau posisi stok, pergerakan barang, transfer warehouse, dan ketersediaan inventory.

Stock · Warehouse · Tracking

PROCUREMENT

Procurement

Kelola purchase request, purchase order, vendor, approval, dan aktivitas pembelian.

Vendor · Purchase Order · Approval

HUMAN RESOURCES

Human Resources

Kelola data karyawan, attendance, leave, payroll, dan kebutuhan administrasi HR.

Employee · Attendance · Payroll

ANALYTICS

Reporting & Analytics

Gabungkan data lintas fungsi menjadi dashboard, KPI, laporan, dan insight bisnis.

Dashboard · KPI · Analytics

INTEGRASI PROSES

Satu transaksi, data mengalir ke proses berikutnya

Nilai utama ERP terletak pada integrasi. Informasi yang dibuat oleh satu divisi dapat digunakan oleh divisi lainnya tanpa harus dipindahkan secara manual.

Sales dapat melihat stok. Warehouse menerima order. Finance mendapatkan transaksi. Management melihat hasil akhirnya melalui laporan yang sama.

01

Customer membuat Sales Order

Order tercatat pada sistem dan dapat digunakan oleh proses berikutnya.


02

Inventory otomatis diperiksa

Sistem membantu melihat ketersediaan stok berdasarkan data inventory.


03

Warehouse memproses barang

Tim warehouse menerima informasi order yang sama tanpa input ulang.


04

Finance menerima transaksi

Invoice dan pencatatan keuangan dapat terhubung dengan transaksi bisnis.

MANFAAT ERP

ERP membantu bisnis bekerja lebih terkendali

Ketika proses dan data berada di satu sistem, perusahaan memiliki fondasi yang lebih baik untuk operasional, kontrol, reporting, dan pertumbuhan.

01

Visibilitas Bisnis

Lihat informasi lintas fungsi melalui sumber data yang terhubung.

02

Proses Lebih Cepat

Kurangi pekerjaan administratif dan perpindahan data manual antar divisi.

03

Kontrol Lebih Baik

Standarisasi proses, approval, akses pengguna, dan histori transaksi.

04

Lebih Skalabel

Bangun proses yang lebih siap mengikuti perkembangan perusahaan.

IMPLEMENTASI ERP

Implementasi dimulai dari proses bisnis

Sistem perlu disesuaikan dengan kebutuhan operasional, struktur organisasi, data, dan tujuan perusahaan.

STEP 01

Discovery

Identifikasi kebutuhan, struktur bisnis, pain point, stakeholder, dan proses yang sedang berjalan.

STEP 02

Process Mapping

Petakan alur kerja dan tentukan bagaimana setiap proses akan berjalan di dalam ERP.

STEP 03

Configuration

Konfigurasi modul, master data, role, approval, dan kebutuhan sistem perusahaan.

STEP 04

Go Live

Lakukan testing, training, migrasi data, dan mulai penggunaan sistem dalam operasional.

INDONESIAERP

ERP harus mengikuti cara bisnis bekerja

IndonesiaERP membantu perusahaan memahami ERP dari perspektif proses bisnis, integrasi, kontrol, dan kebutuhan operasional.

Business First

Mulai dari kebutuhan dan proses bisnis, bukan sekadar daftar fitur.


Integrated Approach

Melihat hubungan antar departemen sebagai satu proses bisnis yang terhubung.


Clear Visibility

Membantu perusahaan memahami informasi yang dibutuhkan untuk operasional dan keputusan.

FAQ

Pertanyaan seputar ERP

Apa perbedaan ERP dengan software accounting?

Software accounting berfokus pada proses keuangan. ERP memiliki cakupan yang lebih luas karena dapat menghubungkan finance dengan sales, inventory, purchasing, HR, dan fungsi bisnis lainnya.

Apakah ERP hanya untuk perusahaan besar?

Tidak. Kebutuhan ERP lebih berkaitan dengan kompleksitas proses bisnis, jumlah transaksi, departemen, cabang, inventory, approval, dan kebutuhan integrasi.

Apakah semua modul harus digunakan sekaligus?

Tidak selalu. Perusahaan dapat memulai dari modul yang paling kritis kemudian memperluas penggunaan ERP secara bertahap.

Berapa lama implementasi ERP?

Durasi implementasi bergantung pada jumlah modul, pengguna, kompleksitas proses, integrasi, migrasi data, dan tingkat kustomisasi.

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menggunakan ERP?

Perusahaan perlu memahami proses bisnis saat ini, menentukan pain point dan prioritas, menyiapkan data, menentukan stakeholder internal, dan menyepakati tujuan implementasi.

MULAI DARI PROSES BISNIS ANDA

Siap membangun bisnis yang lebih terintegrasi?

Mulai dengan memahami kebutuhan perusahaan dan temukan pendekatan ERP yang sesuai dengan proses bisnis Anda.